Bahasa Ibu dan Politik Ingatan

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan

Setiap Jumat petang, Gunarti menggelar tikar di ruang tamu rumahnya. Tidak ada seragam. Tidak ada bel sekolah. Hanya ada papan dan kapur tulis. Anak-anak datang sore hari duduk bersila, dan mulai membaca dan bernyanyi. Bukan lagu anak-anak dari televisi, melainkan tembang-tembang Jawa yang mengalun pelan seperti dandanggula, pangkur, putjung dan lainnya tanpa iringan musik. Suara […]

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan Read More »