




“Kami menjaga bumi sebagaimana kami menjaga tubuh kami sendiri.”— Seruan Nausus Memperingati Hari Perempuan Internasional (IWD) 2026, Mama Aleta Fund (MAF) meneruskan seruan dari para Nausus, para perempuan pembela HAM
Solung kapa atau celup kapas dalam bahasa korawe, Sikka, Flores Timur, merupakan zine yang menceritakan bagaimana Carlina Kamardiana, seorang perempuan muda Flores menemukan jalan pulang melalui Mama Lin, tenun, tarum
Di hutan-hutan Morowali Utara dan Morowali, menanam padi ladang bukan sekadar bertanam. Ia adalah ingatan yang ditumbuhkan, dirawat, dan diwariskan oleh perempuan Tau Taa Wana. Bagi Tau Taa Wana, hutan adalah
Dalam video ini, Lies Marcioes, peneliti dan aktivis gender, membacakan Surat Nausus karya Aleta Baun berjudul “Mari Kita Buka Lebih Banyak Ruang Belajar di Luar Sekolah.” Surat ini menjadi refleksi
DOI : 10.15575/tabligh.v6i1.2154Penulis : Vina Fitriani, Mukhlis AliyudinTahun : 2021URL : https://www.researchgate.net/publication/351309839_Dakwah_dalam_Pendekatan_Konsep_EkologiAnnotator : Grace Oni Oet Neolaka, Juliyanti Umabaihi, Uswatun Hasanah Artikel ini menganalisis latar belakang gerakan ekologi di pesantren
