web analytics
Home » Gallery » Kenduri Budaya Pangan Lokal: Suara Perempuan Penjaga Alam

Kenduri Budaya Pangan Lokal: Suara Perempuan Penjaga Alam

Selasa (14/10/25), Kementerian Kebudayaan menggelar Kenduri Budaya Pangan Lokal Nusantara di Museum Nasional Indonesia untuk menyambut Hari Pangan Internasional dan Hari Kebudayaan Nasional. Salah satu rangkaiannya adalah bedah buku Senjata Kami adalah Upacara Adat dan Kisah Perempuan Bertemu Pulau, Sorgum, dan Tenun bersama Ibu Gunarti, Ibu Siti Maimunah, dan Pak Martin. Dalam diskusi ini, Pak Martin menegaskan bahwa hak atas pangan adalah hak fundamental dan pasar adat sebagai produsen pangan harus dilindungi negara, sembari mengingatkan bahwa intervensi tambang kerap mengganggu produksi pangan masyarakat adat. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat adat kini bukan sekadar tertinggal, tetapi sering ditinggalkan oleh kebijakan publik yang tidak selaras dengan kebutuhan mereka. Ibu Gunarti menambahkan bahwa sejak lahir manusia bergantung pada air dan alam, dan karena itu kekuatan negara sesungguhnya terletak pada kemampuan menjaga pangan serta melindungi pengetahuan lokal yang menopang keberlangsungan hidup. Ibu Mei menutup dengan ajakan, bahwa sudah waktunya kita kembali berkoalisi dengan alam dan leluhur.

Scroll to Top