web analytics
Home » Surat Dari Nausus

Surat Dari Nausus

Surat dari Nausus adalah surat berkala yang ditulis oleh perempuan Nausus berisi gagasan, pemikiran kritis, pandangan ataupun kegelisahan terhadap sesuatu hal serta usulan-usulan atau seruan mereka.

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup

SURAT TERBUKADari Perempuan Muda Penjaga Hidup

Untuk DPR Republik Indonesia Atas Pengesahan UU KUHP Baru Dengan hormat, Saya menulis surat ini sebagai perempuan muda yang tumbuh bersama tanah, sungai, batu, dan hutan. Saya menulis sebagai generasi yang sedang belajar berdiri, belajar bersuara, dan belajar mempertahankan hidup yang layak. Saya bukan berasal dari ruang kekuasaan, melainkan dari kampung, lorong, pesisir, dan tanah […]

SURAT TERBUKADari Perempuan Muda Penjaga Hidup Read More »

Surat dari Mardiana Perempuan Dayak, Ma’anyan, Barito Timur, Kalimantan Tengah

Surat dari Mardiana Perempuan Dayak, Ma’anyan, Barito Timur, Kalimantan Tengah

Saya, Mardiana Didana, perempuan adat Dayak Ma’anyan dari Barito Timur. Saya  menulis surat ini sebagai kisah yang saya lihat, saya dengar, saya jalani, dan saya tanggung bersama masyarakat adat di tempat kami. Saya bukan orang berpendidikan tinggi. Saya seorang ibu, seorang nenek, seorang healer dan seorang perempuan adat yang hidupnya berubah sejak hutan dan tanah

Surat dari Mardiana Perempuan Dayak, Ma’anyan, Barito Timur, Kalimantan Tengah Read More »

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2025

Hari Pahlawan 2025

Satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun berlalu.Untukmu, wahai para pahlawan, jasamu akan selalu kami kenang.Terima kasih atas semua perjuangan dan pengorbananmu untuk kami. Pahamku, pahlawanku adalah orang tuaku, di mana beliau berdua yang telah membuat kami ada di sini sampai hari ini.Ibu mengandung, melahirkan, merawat hingga kami dewasa dan berkeluarga. Jasamu begitu besar

Hari Pahlawan 2025 Read More »

Seruan Nguri-uri Petani di Peringatan Hari Tani Nasional dari Gunarti

Untukmu kaum petani di seluruh pelosok nusantara, kuucapkan Selamat Hari Tani Nasional,  24 September 2025 Saya juga seorang petani. Sesama petani, kita merasakan hal yang sama: bergelut dengan lumpur, keringat, panas, hujan, dan ketidakpastian. Kita bertarung melawan ketidakadilan, menghadapi kebijakan yang tidak berpihak pada petani maupun pada Ibu Bumi. Namun berbanggalah, wahai dulur-dulurku petani se-Nusantara.Kita

Seruan Nguri-uri Petani di Peringatan Hari Tani Nasional dari Gunarti Read More »

Tanggapan Gunarti atas Pidato Prabowo Jangan Biarkan Kendeng Ditambang

Tanggapan Gunarti atas Pidato Prabowo: Jangan Biarkan Kendeng Ditambang

Kepada yang terhormatBapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Jakarta Sebelumnya, saya mau mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan yang ke-80. Perkenalkan Bapak pengaranku (nama) Gunarti. Saya Sedulur Sikep yang berada di Dukuh Bowong, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Lewat surat ini saya ingin matur kepada Bapak. Walaupun saya petani, wong Sikep, tidak bersekolah

Tanggapan Gunarti atas Pidato Prabowo: Jangan Biarkan Kendeng Ditambang Read More »

Scroll to Top