Kenduri Budaya Pangan Lokal: Suara Perempuan Penjaga Alam
Selasa (14/10/25), Kementerian Kebudayaan menggelar Kenduri Budaya Pangan Lokal Nusantara di Museum Nasional Indonesia untuk menyambut Hari Pangan Internasional dan Hari Kebudayaan Nasional. Salah satu rangkaiannya adalah bedah buku Senjata Kami adalah Upacara Adat dan Kisah Perempuan Bertemu Pulau, Sorgum, dan Tenun bersama Ibu Gunarti, Ibu Siti Maimunah, dan Pak Martin. Dalam diskusi ini, Pak […]
Workshop Aruki “Dari Gunung, Kota-Kota, dan Pesisir”
Pada 27 Agustus 2025, Mama Aleta Fund (MAF) bersama Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) mengorganisir sebuah workshop dengan tema Dari Gunung, Kota-Kota, dan Pesisir: Perempuan Berkoalisi Menghadapi Krisis Iklim. Diskusi mengalir pada bagaimana perempuan di garis depan melawan krisis: menjaga pangan lokal, merawat laut dan tanah, membangun solidaritas lintas wilayah. Kami juga menelaah tantangan besar: […]
Peluncuran Buku Cerita Foto: Ketika Perempuan Bertemu Pulau, Tenun, dan Sorgum
Peluncuran buku cerita foto Ketika Perempuan Bertemu Pulau, Tenun, dan Sorgum—kolaborasi Mama Aleta Fund dan Teras Mitra—menjadi ruang untuk merayakan kisah para perempuan dari Mollo, Adonara, dan Lembata yang merekam hidup melalui tenun, sorgum, dan tanda-tanda alam. Lewat lensa Vembri Waluya, kita melihat bagaimana perempuan menjaga pengetahuan dan merawat hubungan dengan tanah serta ruang hidup […]
Pertemuan GAGGA di Bali
Pertemuan GAGGA di Bali, berlangsung sejak 15-20 Juni 2025. Kami bertemu dengan para perempuan hebat dari benta Afrika, Asia, Amerika Latin dan Eropa. Melihat lagi perjalanan satu dekade lalu, saat memulai perjuangan kolektif menyelematkan alam dan memperjuangkan hak-hak perempuan. Kami mendiskusikan penyusutan ruang demokrasi di berbagai belahan dunia, dan pendanaan iklim yang makin kabur bentuknya, […]
Silaturrahmi ke Sedulur Sikep
Silaturrahmi ke Pati, ke tempat mbak Gunarti, Sedulur Sikep. Melihat padi mulai di panen pada sawah-sawah di sepanjang Sukolilo ke Maitan, perbatasan Pati dengan Kabupaten Blora. Kini banyak petani menggunakan combet, mesin panen yang membuat batang padi yang tersisa tak bisa tumbuh kembali. Biasanya, pada pertumbuhan padi kedua, perempuan yang mengasak (memanen sisa) bulir padi […]
Perayaan Hari Anti Tambang
29 Mei adalah perayaan hari anti tambang, yang diselenggarakan sejak 2011. MAF menghadiri Perayaan Hari Anti Tambang di Kemah Tabor di Bajawa yang dihadiri oleh warga di garis depan perjuangan menolak panas bumi. MAF mempresentasikan tentang “Tanah, Tubuh dan Perlawanan: Perempuan di Pusaran Ekstraktivisme”. Dalam peringatan Hatam ini peserta pertemuan belajar tentang beragam isu yang […]
Pasar Garasi Mei
Pasar garasi 17 Mei kali ini berbeda. Selain sedikit lapaknya, tetap ada lapak baru yang memproduksi coklat. Beberapa kawan tidak bisa bergabung karena stok barang belum tersedia. Belum lagi hujan deras sekali. Akhirnya kami melakukan refleksi tentang pasar garasi ke depan. Termasuk menguatkan niat untuk mewujudkan pasar garasi sebagai titik pertemuan antara produsen dan konsumen. […]
Bertemu Poco leok
Poco Leok adalah lokasi perluasan proyek panas bumi Ulumbu di Kabupaten Manggarai. Meskipun belum ada pengeboran di Poco Leok, tapi panas bumi di Ulumbu dampaknya sudah sampai ke sana. Tak hanya dampak sosial yang menyebabkan warga dipecah belah yang pro dan kontra, tetapi juga kekerasan dan pelecehan seksual. Pada pertemuan di Pocoleok, 24 Mei 2025, […]
Seminar Transisi Energi di Ruteng
JPIC SVD mengundang MAF untuk menjadi narasumber dalam seminar “Transisi Energi dan Keadilan Bagi Masyarakat Flores”. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan gereja, mahasiswa, tokoh adat dan masyarakat yang merasakan bahaya proyek panas bumi di Flores. Para pertemuan ini MAF menyampaikan tentang pandangan kritis melihat transisi energi sebagai ekstraktivisme karena rakus lahan, air dan energi. Selain […]
Workshop photostory di Mollo, NTT
Akhir bulan April 2025, MAF mengadakan workshop photostory narasi cerita perjuangan Nausus, dan penyusunan kurikulum sekolah tenun bekerjasama dengan OAT. Kami bertemu dengan Lina, Bulak, Yanti dan kawan-kawannya juga para guru tenun. Mereka sudah punya kelas, meskipun sederhana. Delapan murid sekolah tenun yang belajar sejak Januari 2025 baru menyelesaikan kelas tenun dasarnya akhir April. Semuanya […]
Pasar Garasi Maret
Pasar Garasi kembali hadir sebagai ruang pertemuan antara produsen dan konsumen lokal—bukan sekadar tempat belanja, tapi juga ajang belajar tentang etika tubuh dan tanggung jawab kita terhadap pangan dan bumi. Pada Sabtu, 15 Maret 2025, di Gelanggang Olah Rasa, Bandung, para pengunjung diajak ikut diskusi, workshop, dan menyaksikan pameran foto yang menggugah, sebelum akhirnya berbuka […]
Press Briefing dan Diskusi Hasil Kajian “Mati Sunyi Satu Dekade”
Selama satu dekade terakhir, pelanggaran hak ekonomi, sosial, dan budaya telah menyebabkan kematian massal yang luput dari sorotan. Untuk membedah kenyataan ini, Institute for Ecosoc Rights menggelar Press Briefing dan Diskusi Hasil Kajian pada 25 Februari 2025 pukul 13.00–16.00 WIB via YouTube. Hadir sebagai pembicara: Bivitri Susanti, Dandhy Laksono, Sri Palupi, dan Siti Maimunah (Mama […]
Diskusi Buku Trilogi Kartini
Di penghujung Januari 2025, MAF hadir dalam diskusi buku Trilogi Kartini di Cemara 6 Galeri – Toeti Heraty Museum, Jakarta, untuk menelusuri kembali jejak pemikiran Raden Ajeng Kartini. Buku setebal 1.500 halaman yang disunting oleh Prof. Dr.-Ing. Wardiman Djojonegoro ini merekam 179 surat asli Kartini, riwayat hidupnya, serta warisan gagasannya tentang kesetaraan gender. Dalam diskusi […]
