web analytics
Home » Pustaka

10 lulbas mengembalikan pengetahuan membuat kajian sistemik literatur dengan mengumpulkan 339 naskah akademik mengenai para pejuang tanah air: Aleta Baun, Gunarti, dan Nissa Wargadipura. Mereka lantas menyeleksi naskah tersebut dan memilih 62 naskah untuk dituliskan anotasi bibliografinya

Di tengah ancaman proyek ekstraktif dan perubahan iklim, perempuan adat berada di garis depan perlawanan dengan membawa pengetahuan dari alam, leluhur, dan pengalaman hidup mereka. Namun, perjuangan ini tidak mudah—mereka menghadapi kriminalisasi,

Mama Aleta Fund (MAF) lahir dari gagasan Aleta Baun pada 2015 untuk mendukung perjuangan perempuan dalam menyelamatkan dan memulihkan ruang hidup di Indonesia Timur. Berangkat dari pengalaman menghadapi represi saat mempertahankan pegunungan Mollo

Sejak 2018, Mama Aleta Fund (MAF) sudah melakukan uji coba mendukung kerja-kerja perempuan di Fatumnasi dan Bonleu di Mollo dalam mempertahankan ruang hidupnya. Orang-orang seperti mereka juga memiliki peran sebagai pembela HAM-lingkungan.

Lebih dari dua dekade, perjuangan Aleta Baun bersama orang Mollo menghentikan tambang marmer yang merusak batu ibu (nausus) di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, telah menginspirasi banyak orang.

Scroll to Top