Dulu, setiap perempuan Mollo menenun. Kini…
Dulu, setiap perempuan Mollo menenun. Kini, keterampilan ini semakin langka, tergeser oleh sekolah, pekerjaan, dan pakaian pabrikan
Dulu, setiap perempuan Mollo menenun. Kini, keterampilan ini semakin langka, tergeser oleh sekolah, pekerjaan, dan pakaian pabrikan
Di masa lalu, benang dipintal sambil bertukar cerita. Kini, ruang-ruang itu menyusut, tersisih oleh sekolah formal dan layar ponsel.
Di masa lalu, benang dipintal sambil bertukar cerita. Read More »
Bulak memegang benang pertama yang ia tenun. Sarung ibunya membalut tubuhnya, menjadi pengingat bahwa tradisi ini harus diteruskan.
Di sini, mereka belajar lebih dari menenun. Menanam, memasak, dan merawat tanah adalah bagian dari warisan yang harus dijaga.
Di sini, mereka belajar lebih dari menenun. Menanam, memasak Read More »
Di sekolah ini, mereka belajar menegakkan punggung, menyuarakan pikirannya, dan menatap lawan bicara.
Di sekolah ini, mereka belajar menegakkan punggung Read More »
Dulu hanya bisa membuat ikat pinggang, kini Bulak mencoba motif baru. Setiap pola adalah jejak keberanian yang bertambah.
Dulu hanya bisa membuat ikat pinggang, kini Bulak mencoba motif baru. Read More »