web analytics
Home » Blog » Membacakan Surat Nausus: “Hari Anak dan Pemaknaan Baru Pelabelan Perempuan Sumur, Dapur, Kasur.”
Membacakan Surat Nausus Hari Anak dan Pemaknaan Baru Pelabelan Perempuan Sumur, Dapur, Kasur.

Membacakan Surat Nausus: “Hari Anak dan Pemaknaan Baru Pelabelan Perempuan Sumur, Dapur, Kasur.”

Dalam video ini, Nani Zulminarni, pendiri Yayasan PEKKA dan Akademi Paradigta Indonesia, membacakan Surat Nausus berjudul “Hari Anak dan Pemaknaan Baru Pelabelan Perempuan Sumur, Dapur, Kasur.” Surat ini ditulis oleh Nissa Wargadipura, UN FAO Global dan pemimpin Pesantren Ekologi Ath Thaariq.

Melalui surat tersebut, Nissa mengajak kita menafsir ulang pelabelan 3R yang selama ini dilekatkan pada perempuan: Sumur, Dapur, Kasur. Ia menghadirkan perspektif baru bahwa 3R bukan sekadar ruang domestik yang membatasi, melainkan bisa dimaknai sebagai ruang pengetahuan, ruang pengelolaan sumber daya, dan ruang peradaban yang strategis.

Pembacaan Surat Nausus ini membawa refleksi mendalam tentang peran perempuan, relasinya dengan keluarga, anak, dan lingkungan, serta bagaimana pelabelan dapat diubah menjadi kekuatan. Simak video ini sampai akhir untuk memahami bagaimana narasi lama bisa ditransformasikan menjadi gagasan pembebasan yang lebih adil dan bermakna.

Scroll to Top