web analytics
Home » Blog » Tindakan Sosial dan Perilaku Kolektif Masyarakat Samin (Sedulur Sikep) terhadap Pemeliharaan Lingkungan
Tindakan Sosial dan Perilaku Kolektif Masyarakat Samin (Sedulur Sikep) terhadap Pemeliharaan Lingkungan

Tindakan Sosial dan Perilaku Kolektif Masyarakat Samin (Sedulur Sikep) terhadap Pemeliharaan Lingkungan

DOI : https://doi.org/10.24246/sami.vol1i2pp113-140
Penulis : Sony Kristiantoro
Tahun : 2021
URL : https://ejournal.uksw.edu/sami/article/view/10432
Annotator : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania

Naskah ini mengupas pandangan, tindakan sosial serta perilaku kolektif. Kemudian juga, etika lingkungan masyarakat Samin terhadap pemeliharaan lingkungan. Melalui sikap menghormati, memelihara, dan memahami sifat alam yang hanya boleh dimanfaatkan secukupnya dan tidak serakah. Selain itu, membahas bagaimana tindakan sosial dan perilaku kolektif masyarakat Samin yang anti kekerasan dalam melawan pembangunan pabrik semen yang mengancam merusak alam. Yang mereka sebut sebagai ibu. Etika lingkungan mereka bercorak ekosentrisme dan ekofeminisme yang sangat menghargai alam atau lingkungan. Naskah ini juga menjelaskan sejarah masyarakat Samin. Pemahaman masyarakat samin tentang Agama dan Tuhan, serta pandangan masyarakat samin sendiri terhadap nama Samin.

Naskah ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Dengan mencoba mengidentifikasi masalah, melalui Model Studi Kasus Instrumental Tunggal tentang tindakan sosial dan perilaku kolektif. Tindakan dan perilaku ini yang dilakukan masyarakat Samin terhadap pelestarian lingkungan, melalui penolakan mereka terhadap pembangunan pabrik Semen di daerah Sukolilo Pati.

Naskah ini ditulis oleh Sony Kristiantoro, Universitas Kristen Satya Wacana. Yang merupakan seorang yang lahir dan besar di daerah Blora, yang termasuk kawasan Pegunungan Kapur Utara atau Kendeng. Penulis merasakan langsung bagaimana ketergantungan pada air tanah dari karst di Pegunungan Kendeng. Sehingga penulis dapat dengan lebih mudah memahami dan menuliskan sejarah, pemahaman Masyarakat Samin serta etika/perilaku masyarakat samin terhadap alam dan dalam perlawanan terhadap perusakan alam di Kendeng.

Kontribusi utama naskah ini adalah memberikan pemahaman lebih dalam kepada pembaca; mengenai bagaimana pentingnya pegunungan Kendeng yang menjadi sumber air raksasa bagi masyarakat Samin. Yang hidup di 10 Kabupaten sekitar daerah Karst Utara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Serta memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada pembaca; mengenai pandangan Saminisme yang hidup dari alam dan bekerja dengan menggunakan falsafah keseimbangan lingkungan.

Penulis dalam naskah ini menyoroti perilaku kolektif masyarakat Samin berdasarkan empat komponen utama tindakan sosial Smelser. Keempat komponen tersebut yaitu 1) nilai-nilai (values) yang akan memberikan panduan terhadap perilaku sosial yang disengaja; 2) aturan-aturan regulatif yang mengatur pencapaian tujuan-tujuan perilaku social; 3) mobilisasi individu untuk meraih nilai-nilai sebagai tujuan tindakan sosial berdasarkan aturan-aturan regulatif; dan 4) ketersediaan fasilitas situasional yang dipakai oleh aktor sebagai cara untuk ketiga hal di atas; yang mencakup: pengetahuan terhadap lingkungan, kemampuan memperkirakan akibat dari tindakan, dan alat-alat serta keterampilan.

Naskah ini mendorong pembaca mempertanyakan; bagaimana mungkin bagi masyarakat Sedulur Sikep yang banyak dari mereka tidak bersekolah secara formal, tertutup. Ternyata memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup mendalam ketika menghadapi persoalan pelik seputar pembangunan pabrik Semen. Secara keseluruhan naskah ini memberikan pemahaman yang lebih dalam. Melalui penjelasan yang lebih detail mengenai etika lingkungan masyarakat Samin yang bercorak ekosentrisme dan ekofeminisme dalam pemeliharaan lingkungan di Kendeng.

Scroll to Top