web analytics
Home » Blog
Makna Wanita Tangguh di Program Tayangan Satu Indonesia di NET. Episode Mama Aleta Baun

Makna Wanita Tangguh di Program Tayangan Satu Indonesia di NET. Episode Mama Aleta Baun

DOI                : 10.47637/komsospol.v4i2.1419Penulis          : Rezky Aprilia, Raden WijayaTahun            : 2024URL                : https://jurnal.umko.ac.id/index.php/komsospol/article/view/1419Annotator     : Try Suriani Loit Tualaka Setelah membaca artikel karya Rezky Aprilia dan Raden Wijaya ini, saya merasa penulis berhasil memperlihatkan bagaimana media bisa membentuk citra seorang tokoh perempuan, dalam hal ini Mama Aleta Baun. Dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, artikel ini mengulas tayangan […]

Makna Wanita Tangguh di Program Tayangan Satu Indonesia di NET. Episode Mama Aleta Baun Read More »

Pemaknaan Pakaian Khas Masyarakat Sedulur Sikep Sebagai Identitas Sosial

DOI                : https://doi.org/10.24176/perseptual.v6i1.5661Penulis          : Agustin Ellaelatun Nurul Hafidhoh, Rifqi Ishlah Fadhli, Nikmah, RochmawatiTahun            : 2021URL                : https://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual/article/view/5661Annotator     : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania Artikel ini membahas bagaimana masyarakat Sedulur Sikep memaknai pakaian khas mereka sebagai simbol identitas sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan tokoh masyarakat serta anggota

Pemaknaan Pakaian Khas Masyarakat Sedulur Sikep Sebagai Identitas Sosial Read More »

Listen to the Earth, Listen to the Mother, Sebuah Usaha Ekofeminis untuk Merespon Rintihan Bumi

DOI                : https://doi.org/10.46567/ijt.v10i1.247Penulis          : Agustina Raplina Samosir, Ejodia KakunsiTahun            : 2022URL                : https://indotheologyjournal.org/index.php/home/article/view/247Annotator      : Laily Nur Zakiya Artikel ini ditulis sebagai upaya memperlihatkan bahwa gerakan perempuan di berbagai belahan bumi, termasuk masyarakat adat di Indonesia, terlahir dari kemampuan merespons alam dan kecintaan mereka kepada kehidupan. Penulis berangkat dari kegelisahan bahwa bumi semakin rusak akibat eksploitasi

Listen to the Earth, Listen to the Mother, Sebuah Usaha Ekofeminis untuk Merespon Rintihan Bumi Read More »

Integration of Eco-Feminism and Islamic Values: A Case Study of Pesantren Ath-Thaariq Garut, West Java

DOI                 : https://doi.org/10.14421/esensia.v21i2.2413Penulis          : Ahmad Sihabul Millah, Suharko, Hakimul IkhwanTahun            : 2020URL                : https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/esensia/article/view/2413Annotator      : Grace Oni Oet Neolaka, Juliyanti Umabaihi, Uswatun Hasanah Penelitian terkait peran perempuan dalam menjaga lingkungan dan penelitian tentang lingkungan hidup pada masyarakat umum atau komunitas telah banyak dilakukan, namun minimnya penelitian terkait bagaimana integrasi ekofeminisme dan nilai-nilai islam untuk menjaga

Integration of Eco-Feminism and Islamic Values: A Case Study of Pesantren Ath-Thaariq Garut, West Java Read More »

Masyarakat Adat versus Korporasi: Konflik Sosial Rencana Pembangunan Pabrik Semen di Kabupaten Pati Jawa Tengah Periode 2013-2016

DOI                : https://doi.org/10.22146/jsp.24776Penulis          : SuharkoTahun            : 2016URL                : https://journal.ugm.ac.id/jsp/article/view/24776Annotator     : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania Naskah ini membahas Konflik sosial antara PT SMS dan masyarakat adat Sedulur Sikep terjadi sebagai akibat dari upaya pemanfaatan batu kapur untuk pabrik semen di Kabupaten Pati, Jawa Tengah sejak tahun 2010. Naskah ini merujuk pada model pemetaan konflik

Masyarakat Adat versus Korporasi: Konflik Sosial Rencana Pembangunan Pabrik Semen di Kabupaten Pati Jawa Tengah Periode 2013-2016 Read More »

Indigenous Women and Customary Rights in Agrarian Conflicts: A Study of Ecofeminism

DOI : https://doi.org/10.34309/jp.v20i1.48Penulis : Sapariah SaturiTahun : 2015URL : https://indonesianfeministjournal.org/index.php/IFJ/article/view/48Annotator : Nur Herliati Hidayah Herman Kajian ekofeminisme menawarkan kerangka kritis untuk memahami relasi antara penindasan perempuan dan eksploitasi alam. Dalam konteks Indonesia, perempuan adat menjadi kelompok paling terdampak akibat konflik agraria yang dipicu oleh kebijakan negara maupun ekspansi modal. Sapariah Saturi menegaskan bahwa hutan bukan

Indigenous Women and Customary Rights in Agrarian Conflicts: A Study of Ecofeminism Read More »

Scroll to Top