web analytics
Home » Terkini » Page 2

Terkini

Pertarungan Penguasa Hutan dan Perjuangan Perempuan Adat

Pertarungan Penguasa Hutan dan Perjuangan Perempuan Adat

DOI : N/APenulis. : Mia SiscawatiTahun : 2014Annotator : Try Suriani Loit TualakaURL : http://www.aman.or.id/wp-content/uploads/2014/06/Wacana-_33.pdf Setelah membaca artikel karya Mia Siscawati ini, saya merasa penulis berhasil membuka cara pandang baru tentang Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 35/PUU-X/2012. Putusan ini memang memberi peluang besar bagi masyarakat adat karena hutan adat tidak lagi dikategorikan sebagai hutan negara. […]

Pertarungan Penguasa Hutan dan Perjuangan Perempuan Adat Read More »

The Power of A Leader in the Samin People's Opposition Movement to the Development of A Cement Factory in the North Kendeng Mountains

The Power of A Leader in the Samin People’s Opposition Movement to the Development of A Cement Factory in the North Kendeng Mountains

DOI : https://doi.org/10.22146/jh.56224Penulis : Enkin Asrawijaya, Bambang HudayanaTahun. : 2021Annotator : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina NathaniaURL : https://journal.ugm.ac.id/jurnal-humaniora/article/view/56224 Naskah ini membahas peran seorang pemimpin dalam gerakan oposisi masyarakat Samin terhadap pembangunan pabrik semen di Pegunungan Kendeng, Jawa, Indonesia, dengan menggunakan Teori Agensi. Teori Agensi dapat dengan mudah menjelaskan mengapa masyarakat Samin,

The Power of A Leader in the Samin People’s Opposition Movement to the Development of A Cement Factory in the North Kendeng Mountains Read More »

Rempah Hutan, Nyanyian Ekofeminis

Rempah Hutan, Nyanyian Ekofeminis

Di hutan Halmahera,rempah-rempah tumbuh liar,dari kulit kayu hingga bunga kering,semua menyimpan penawar bagi rahim.Perempuan tahu namanya satu-satu,tak tertulis di buku,hanya tersimpan di lidah,diturunkan dari nenek ke cucu. Rempah itu meredakan nyeri,menghangatkan tubuh,menjaga darah tetap bersihdan rahim tetap kuat. Dalam setiap rebusan,ada sejarah perempuan,yang selalu tahu cara bertahanbersama hutan yang setia. Karya: Hartati Balastaeng Puisi ini

Rempah Hutan, Nyanyian Ekofeminis Read More »

Perlawanan Perempuan terhadap Korporasi Perusak Alam dalam Film Dokumenter Tanah Ibu Kami: Pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough

Perlawanan Perempuan terhadap Korporasi Perusak Alam dalam Film Dokumenter Tanah Ibu Kami: Pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough

DOI : https://doi.org/10.22437/kalistra.v1i2.20306Penulis : Bella Cintya, Ernanda, Anggi TriandanaTahun : 2022Annotator : Rizki Anggarini Santika Febriani [Mama Aleta Fund]URL : https://online-journal.unja.ac.id/kal/article/view/20306 Artikel ini mendiskusikan mengenai film Tanah Ibu Kami dengan pendekatan analisis wacana kritis yang diusung oleh Norman Fairclough. Pendekatan Norman Fairclough menekankan pada pengaruh konstruksi sosial terhadap teks dan wacana. Dengan melihat melalui tiga

Perlawanan Perempuan terhadap Korporasi Perusak Alam dalam Film Dokumenter Tanah Ibu Kami: Pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Read More »

The Spiritual Politics of the Kendeng Mountains Versus the Global Cement Industry

The Spiritual Politics of the Kendeng Mountains Versus the Global Cement Industry

DOI : N/APenulis : Dewi ChandraningrumTahun : 2018Annotator : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina NathaniaURL. : https://www.taylorfrancis.com/chapters/edit/10.4324/9781315099378-14/spiritual-politics-kendeng-mountains-versus-global-cement-industry-dewi-candraningrum Artikel ini mengupas politik spiritual dalam perjuangan masyarakat Kendeng, khususnya komunitas Sedulur Sikep, dalam melawan ekspansi industri semen di Jawa Tengah. Candraningrum menyoroti bagaimana perlawanan masyarakat tidak hanya bersifat material atau ekologis, melainkan juga berakar

The Spiritual Politics of the Kendeng Mountains Versus the Global Cement Industry Read More »

Relasi Perempuan Penganyam dengan Alam dan Perlawanan

Relasi Perempuan Penganyam dengan Alam dan Perlawanan

Perempuan penganyam di Gunung Bati mengingatkan saya dengan Wadon Wadas yang menganyam besek di tujuh posko keamanan sambil menjaga desa Wadas dari pendatang yang dicurigai melakukan tambang. Sebaliknya, ketika tahun 2022 saya masih bekerja di Komunitas Solidaritas Perempuan Kinasih Yogyakarta  dan mengorganisir Wadon Wadas dalam berjuang mempertahankan tanahnya dari tambang andesit untuk pembangunan Bendungan Bener

Relasi Perempuan Penganyam dengan Alam dan Perlawanan Read More »

Scroll to Top