web analytics
Home » Terkini » Page 2

Terkini

Dari Tetes Air Tumbuh Peradapan

Dari Tetes Air, Tumbuh Peradaban

Dari Tetes Air, Tumbuh Peradaban adalah zine yang ditulis oleh Siti Rina Susanti Lulbas dari Ponorogo tentang perjalanan menemukan kembali makna air sebagai sumber kehidupan, ingatan, dan peradaban. Melalui zine ini, Rina menelusuri mata air di Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Ponorogo, dan mendengarkan cerita-cerita yang tumbuh di sekitarnya—tentang alam, tentang perempuan, dan tentang masyarakat yang […]

Dari Tetes Air, Tumbuh Peradaban Read More »

Sela Belajar Menenun dari Lolo Hingga Pewarna Alami

Sela Belajar Menenun dari Lolo Hingga Pewarna Alami

Dalam video ini, Adik Sela— salah satu penenun muda  Sekolah Kepemimpinan Tenun Berkelanjutan di Mollo  menceritakan proses pengadaan-menggulung dan menyiapkan benang pada alat tenun (Monaf, Senu, Puat). Dia juga menjelaskan proses pembuatan pewarna alami dari tumbuhan yang tersedia di kampung, salah satunya “buah Kaktus” sebagai sumber pewarna merah muda pada benang mereka. Sela tinggal di

Sela Belajar Menenun dari Lolo Hingga Pewarna Alami Read More »

Perempuan Halmahera yang Menolak Lupa Nyanyian Leluhur

Perempuan Halmahera yang Menolak Lupa Nyanyian Leluhur

Zine yang disusun oleh Hartati Balastaeng bersama komunitas Jujaruh ini berisi 21 kumpulan puisi yang menggambarkan  tentang  Mama Biang, perempuan yang terpilih yang menghidupkan rahasia alam. Ia memegang pengetahuan atas tanah, Kesehatan Rahim dan tubuh  lewat “rorano” atau tanaman obat yang tumbuh di tanah adat. Seperti kesaksian kunyit atas tubuh perempuan, menguatkan rahim setelah melahirkan. 

Perempuan Halmahera yang Menolak Lupa Nyanyian Leluhur Read More »

Seruan IWD 2026: Mari Menjaga Alam Sebagaimana Kita Merawat Tubuh Sendiri

“Kami menjaga bumi sebagaimana kami menjaga tubuh kami sendiri.”— Seruan Nausus Memperingati Hari Perempuan Internasional (IWD) 2026, Mama Aleta Fund (MAF) meneruskan seruan dari para Nausus, para perempuan pembela HAM lingkungan. Para Nausus datang dari berbagai wilayah yang saat ini berada dalam tekanan proyek-proyek ekstraksi hingga penetapan kawasan konservasi sepihak, antara lain Pulau Timor, Adonara,

Seruan IWD 2026: Mari Menjaga Alam Sebagaimana Kita Merawat Tubuh Sendiri Read More »

Jalan Pulang Carlin: Mama Lin, Tenun dan Tarum

Solung kapa atau celup kapas dalam bahasa korawe, Sikka, Flores Timur, merupakan zine yang menceritakan bagaimana Carlina Kamardiana, seorang perempuan muda Flores menemukan jalan pulang melalui Mama Lin, tenun, tarum dan abu bakar. Carlin harus terpisah dari kampung halamanya, dan mengikuti keluarganya yang harus pindah dari satu tempat ke tempat lainnya karena harus mengikuti dimana

Jalan Pulang Carlin: Mama Lin, Tenun dan Tarum Read More »

Padi Ladang: Tubuh, Ingatan, dan Perlawanan

Di hutan-hutan Morowali Utara dan Morowali, menanam padi ladang bukan sekadar bertanam. Ia adalah ingatan yang ditumbuhkan, dirawat, dan diwariskan oleh perempuan Tau Taa Wana. Bagi Tau Taa Wana, hutan adalah pangale—ibu. Tanah adalah orang tua. Maka, membuka ladang (navu) tidak pernah dimulai dengan kapak, tetapi dengan ritual. Mereka meminta izin kepada leluhur dan penguasa alam.

Padi Ladang: Tubuh, Ingatan, dan Perlawanan Read More »

Scroll to Top