web analytics
Home » Archives for ananda farahlestari

ananda farahlestari

On Mirroring and the Ecological Pesantren in Garut, West Java

On Mirroring and the Ecological Pesantren in Garut, West Java

DOI                : N/APenulis          : Jason K. Dy SJTahun            : 2019URL                : https://archium.ateneo.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1301&context=paha Jason menganalisis kehidupan di pesantren ekologi di Garut, tentang islam dan ekologi. Pesantren Ekologi Ath-Thaariq Garut menjadi salah satu pesantren di Garut, Jawa Barat yang didirikan oleh Nissa Wargadipura bersama suaminya Ibang Lukmanurdin. Pesantrean ini bukan hanya mempelajari ilmu agama, tapi juga mengajarkan cara […]

On Mirroring and the Ecological Pesantren in Garut, West Java Read More »

Merayakan Ibu Bangsa

Merayakan Ibu Bangsa

DOI                : N/APenulis          : I Gusti Agung Ayu Ratih, Martin Suryajaya, Melani Budianta, Siti MaemunahTahun            : 2016URL                : https://repositori.kemendikdasmen.go.id/29956/1/MERAYAKAN%20IBU%20BANGSA.pdfAnnotator     : Try Suriani Loit Tualaka Setelah membaca tulisan Siti Maemunah ini, saya merasa kisah perjuangan Aleta Baun benar-benar dihadirkan dengan cara yang hidup dan otentik. Artikel ini bukan sekadar laporan akademik, tetapi seperti percakapan yang membawa suara Aleta

Merayakan Ibu Bangsa Read More »

Pengalaman Perempuan dan Persoalan Lingkungan: Belajar dari Gerakan Perempuan Kendeng

DOI                : N/APenulis          : Hotmauli SidabalokTahun            : 2020URL                : https://repository.unika.ac.id/23270/3/58119962012019G2_Buku%20Perempuan%20Lintas%20Gender-hal%20awal.pdfAnnotator     : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania Tujuan dari naskah ini yaitu ingin menjelaskan tentang perempuan di Pegunungan Karst Kendeng, salah satunya Gunarti  yang mempertahankan alam sekitarnya terutama air dan tanah yang menjadi dasar pemenuhan  kehidupannya. Bentuk perjuangannya yaitu bersama-sama masyarakat menolak pertambangan

Pengalaman Perempuan dan Persoalan Lingkungan: Belajar dari Gerakan Perempuan Kendeng Read More »

Islamic Boarding Schools (Pesantren), Sufism and Environmental Conservation Practices in Indonesia

DOI          : https://doi.org/10.4102/hts.v78i4.7073 Penulis    : Bambang Irawan SupardiTahun      : 2022URL          : http://www.scielo.org.za/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S0259-94222022000400016Annotator  : Grace Oni Oet Neolaka, Juliyanti Umabaihi, Uswatun Hasanah Artikel “Islamic boarding schools (pesantren), Sufism and environmental conservation practices in Indonesia” karya Bambang Irawan yang diterbitkan di HTS Teologiese Studies/Theological Studies tahun 2022 merupakan salah satu tulisan penting yang membahas keterhubungan antara sufisme dan praktik

Islamic Boarding Schools (Pesantren), Sufism and Environmental Conservation Practices in Indonesia Read More »

Makna Wanita Tangguh di Program Tayangan Satu Indonesia di NET. Episode Mama Aleta Baun

Makna Wanita Tangguh di Program Tayangan Satu Indonesia di NET. Episode Mama Aleta Baun

DOI                : 10.47637/komsospol.v4i2.1419Penulis          : Rezky Aprilia, Raden WijayaTahun            : 2024URL                : https://jurnal.umko.ac.id/index.php/komsospol/article/view/1419Annotator     : Try Suriani Loit Tualaka Setelah membaca artikel karya Rezky Aprilia dan Raden Wijaya ini, saya merasa penulis berhasil memperlihatkan bagaimana media bisa membentuk citra seorang tokoh perempuan, dalam hal ini Mama Aleta Baun. Dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, artikel ini mengulas tayangan

Makna Wanita Tangguh di Program Tayangan Satu Indonesia di NET. Episode Mama Aleta Baun Read More »

Pemaknaan Pakaian Khas Masyarakat Sedulur Sikep Sebagai Identitas Sosial

DOI                : https://doi.org/10.24176/perseptual.v6i1.5661Penulis          : Agustin Ellaelatun Nurul Hafidhoh, Rifqi Ishlah Fadhli, Nikmah, RochmawatiTahun            : 2021URL                : https://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual/article/view/5661Annotator     : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania Artikel ini membahas bagaimana masyarakat Sedulur Sikep memaknai pakaian khas mereka sebagai simbol identitas sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan tokoh masyarakat serta anggota

Pemaknaan Pakaian Khas Masyarakat Sedulur Sikep Sebagai Identitas Sosial Read More »

Scroll to Top