Di pangkuan ibu-ibu tua,
daun sirih dipetik dengan doa,
direbus hingga harum
menjadi uap yang membersihkan rahim.
Setiap tetesnya adalah penawar,
menghilangkan bau luka,
menyembuhkan bagian tubuh
yang tak terlihat mata.
Sirih bukan sekadar daun,
ia adalah penjaga rahasia perempuan,
yang menguatkan rasa percaya diri
dalam siklus yang panjang.
Perempuan biang menyimpannya,
seperti kitab kuno dari hutan,
agar anak cucu tahu
bahwa rahim punya sahabat hijau.
Penulis: Hartati Balastaeng



