web analytics
Home » Lulbas » Kepingan Cerita

Kepingan Cerita

Kepingan cerita adakah halaman yang berisi kumpulan cerita lepas dari produksi pengetahuan para Lulbas

Relasi Perempuan Penganyam dengan Alam dan Perlawanan

Relasi Perempuan Penganyam dengan Alam dan Perlawanan

Perempuan penganyam di Gunung Bati mengingatkan saya dengan Wadon Wadas yang menganyam besek di tujuh posko keamanan sambil menjaga desa Wadas dari pendatang yang dicurigai melakukan tambang. Sebaliknya, ketika tahun 2022 saya masih bekerja di Komunitas Solidaritas Perempuan Kinasih Yogyakarta  dan mengorganisir Wadon Wadas dalam berjuang mempertahankan tanahnya dari tambang andesit untuk pembangunan Bendungan Bener […]

Relasi Perempuan Penganyam dengan Alam dan Perlawanan Read More »

Ketika Doa Mengalir Bersama Air: Keresahan Pesantren di Tanah Emas Trenggalek

Ketika Doa Mengalir Bersama Air: Keresahan Pesantren di Tanah Emas Trenggalek 

Air adalah kehidupan. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman, “Dan Kami jadikan dari air segala sesuatu yang hidup” (QS Al-Anbiya: 30). Di Trenggalek, ayat itu terasa nyata dalam keseharian warga dan santri yang menggantungkan hidup pada sumber-sumber air pegunungan. Dari air, mereka belajar, beribadah, memasak, mencuci, hingga menghidupi sawah dan kebun. Namun kini, ayat itu terasa pula

Ketika Doa Mengalir Bersama Air: Keresahan Pesantren di Tanah Emas Trenggalek  Read More »

Tidak Ada yang Kebetulan: Tenun dan Jalan Pulang

Tidak Ada yang Kebetulan

Pada Agustus 2024 yang panas, saya, Widi Asari dan dua kawan lain sedang berdiri di gapura sebuah sanggar tenun ikat. Saya berkesempatan menjadi teman riset Widi Asari, seorang seniman/fashion designer asal Bandung yang sedang beresidensi di Maumere. Hari itu, kami berniat untuk berkunjung ke sanggar tersebut. Kami tak bisa datang tanpa reservasi sebelumnya. Salah satu

Tidak Ada yang Kebetulan Read More »

Sahada: Hutan Rusak, Kehidupan Manusia Terancam

Sahada: Hutan Rusak, Kehidupan Manusia Terancam

Akhir Juni 2022, marabahaya datang ke tanah adat Bati. PT Balam Energy Ltd bersama PT Bureau Geophysical Protecting (BGP) memasuki hutan pusaka, mengebor jalur seismik 2D sepanjang 500 kilometer. Bagi Sahada Boufakar (53), tindakan itu serupa dengan melubangi dada orang Bati. Musababnya, dalam kosmologi mereka “Yeisa kalu paku tei,” berarti, “kita mancia eya pakutei wak.”

Sahada: Hutan Rusak, Kehidupan Manusia Terancam Read More »

Belajar Sambil Bersenang-senang

Belajar Sambil Bersenang-senang

Sepanjang jalur pendakian didominasi oleh pohon pinus, beberapa tumpang sari dengan pohon kopi. Pohon kopi yang ditanam oleh warga di sekitar kaki Gunung Sengunglung memiliki tinggi mungkin sekitar 7–10 meter. Hampir setinggi pohon nangka tua. “Bagaimana cara petani-petani memetik buah kopi kalau pohonnya setinggi ini?” aku membatin saja. Perjalanan kami bertempo sedang, jalanan licin berlumpur.

Belajar Sambil Bersenang-senang Read More »

Sirih dan Rahim yang Menolak Lupa

Sirih dan Rahim yang Menolak Lupa

Di pangkuan ibu-ibu tua, daun sirih dipetik dengan doa, direbus hingga harum menjadi uap yang membersihkan rahim. Setiap tetesnya adalah penawar, menghilangkan bau luka, menyembuhkan bagian tubuh yang tak terlihat mata. Sirih bukan sekadar daun, ia adalah penjaga rahasia perempuan, yang menguatkan rasa percaya diri dalam siklus yang panjang. Perempuan biang menyimpannya, seperti kitab kuno

Sirih dan Rahim yang Menolak Lupa Read More »

Scroll to Top