web analytics
Home » Blog

Dewi Candra Ningrum Membaca Surat dari Nausus SEMUA KITA ADALAH KARTINI

Dalam video ini, Dewi Candraningrum, aktivis perempuan dan seniman, membacakan Surat Nausus berjudul “SEMUA KITA ADALAH KARTINI. Surat Terbuka dari Gunarti untuk Indonesia yang Sedang Merayakan Hari Kartini.” Surat ini ditulis oleh Gunarti, Nausus Kendeng, sebagai refleksi kritis atas cara kita memaknai peringatan Hari Kartini. Dengan latar kiprahnya dalam studi gender dan seni rupa, Dewi […]

Dewi Candra Ningrum Membaca Surat dari Nausus SEMUA KITA ADALAH KARTINI Read More »

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup

Untuk DPR Republik Indonesia Atas Pengesahan UU KUHP Baru Dengan hormat, Saya menulis surat ini sebagai perempuan muda yang tumbuh bersama tanah, sungai, batu, dan hutan. Saya menulis sebagai generasi yang sedang belajar berdiri, belajar bersuara, dan belajar mempertahankan hidup yang layak. Saya bukan berasal dari ruang kekuasaan, melainkan dari kampung, lorong, pesisir, dan tanah

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup Read More »

Tembang Dhandhanggulo: Mantra Pelindung dan Pengetahuan Tubuh yang Hidup

Orang Jawa percaya bahwa tembang bukan sekadar lagu. Ia adalah kidung, doa, mantra, bahkan pagar gaib yang menjaga kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk tembang yang dikenal adalah Dhandhanggulo, dan salah satunya adalah Kidung Rumekso Ing Wengi—karya Sunan Kalijaga, seorang wali yang dikenal memadukan ajaran Islam dengan budaya lokal. Kidung Rumekso Ing Wengi dilantunkan ungkapan hati

Tembang Dhandhanggulo: Mantra Pelindung dan Pengetahuan Tubuh yang Hidup Read More »

Surat dari Mardiana Perempuan Dayak, Ma’anyan, Barito Timur, Kalimantan Tengah

Surat dari Mardiana Perempuan Dayak, Ma’anyan, Barito Timur, Kalimantan Tengah

Saya, Mardiana Didana, perempuan adat Dayak Ma’anyan dari Barito Timur. Saya  menulis surat ini sebagai kisah yang saya lihat, saya dengar, saya jalani, dan saya tanggung bersama masyarakat adat di tempat kami. Saya bukan orang berpendidikan tinggi. Saya seorang ibu, seorang nenek, seorang healer dan seorang perempuan adat yang hidupnya berubah sejak hutan dan tanah

Surat dari Mardiana Perempuan Dayak, Ma’anyan, Barito Timur, Kalimantan Tengah Read More »

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2025

Hari Pahlawan 2025

Satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun berlalu.Untukmu, wahai para pahlawan, jasamu akan selalu kami kenang.Terima kasih atas semua perjuangan dan pengorbananmu untuk kami. Pahamku, pahlawanku adalah orang tuaku, di mana beliau berdua yang telah membuat kami ada di sini sampai hari ini.Ibu mengandung, melahirkan, merawat hingga kami dewasa dan berkeluarga. Jasamu begitu besar

Hari Pahlawan 2025 Read More »

Negara Masih Menutup Mata terhadap Hak Masyarakat Adat

Negara Masih Menutup Mata terhadap Hak Masyarakat Adat

Kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Brasil awal November lalu sempat menimbulkan harapan baru. Di hadapan dunia, ia menegaskan komitmen Indonesia terhadap pengakuan hutan adat. Namun bagi masyarakat adat di tanah air, pernyataan itu masih sebatas janji yang menggantung di udara. Sejak putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/2012 yang menegaskan bahwa hutan adat bukan lagi

Negara Masih Menutup Mata terhadap Hak Masyarakat Adat Read More »

Scroll to Top