web analytics
Home » Blog
Naketi, Manusia Bukan Pusat Segalanya

Naketi, Manusia Bukan Pusat Segalanya

Naketi adalah refleksi yang dilakukan oleh orang Timor setelah melakukan pekerjaan. Naketi dilakukan untuk melihat kembali tentang apa yang dikerjakan apakah benar atau salah dihadapan Tuhan, Alam dan Leluhur. Saat naketi , para sesepuh orang Mollo termasuk perempuan, memimpin pertemuan, bercerita, memikirkan situasi, dan membawa kenangan dan pengetahuan dari leluhur. Kemudian, mereka memohon belas kasihan […]

Naketi, Manusia Bukan Pusat Segalanya Read More »

Hubungan Kota dengan Desa

Hubungan Kota dengan Desa

Tubuh alam seperti tubuh manusia. Ketika satu komponen hilang atau rusak maka tidak ada kehidupan. Misalnya saja udara yang seperti darah dalam tubuh manusia yang tidak bisa diganti. Kita manusia sebagai bagian dari alam, etika hidup seperti apa terutama yang perlu kita lakukan? Kehidupan itu tidak ada yang putus kalau kita belajar dari alam. Ada

Hubungan Kota dengan Desa Read More »

Lulbas, Organiser dan Pencatat

Lulbas, Organiser dan Pencatat

Lulbas dalam bahasa Timor berarti pewarta. Awalnya nama Lulbas berasal dari kata Opas yang berarti pesuruh. Opas sudah ada sejak zaman kerajaan dan masa kolonial. Ia bertugas membawa informasi dari para Amaf ke tembekun di kampung-kampung.Saat perjuangan melawan tambang kata Opas diganti Lulbas (kata yang lebih sopan). Sejak jaman kemerdekaan, pengetahuan tentang adat filosofi alam

Lulbas, Organiser dan Pencatat Read More »

Mengikuti Jejak Nausus

Mengikuti Jejak Nausus

Nausus adalah batu perempuan yang merangkul dan menyusui. Dia punya arti khusus, dimaknai sebagai perempuan yang menyusui. Dia merawat dan perlu juga dirawat sehingga tidak boleh hilang. Ada empat hal mendasar yang menjadi filosofi masyarakat Mollo: nasi fani on nafum—yang berarti ”rambut atau pori-pori adalah hutan”, fatu fani on nuif—”batu adalah tulang”, eol fani on

Mengikuti Jejak Nausus Read More »

Bagaimana Perempuan pembela HAM-Lingkungan "Menghadapi Pembangunanisme"

Perempuan Pembela HAM-Lingkungan “Menghadapi Pembangunanisme”

Dalam podcast sebelumnya kita telah membahas situasi negara hari ini dalam hubungannya dengan perlindungan HAM serta bagaimana semangat perlindungan HAM yang dimiliki Indonesia dari masa ke masa (sejak awal masa kemerdekaan hingga sekarang). Dari obrolan tersebut kita tahu bahwa corak sistem ketatanegaraan Indonesia tidak pernah lepas dari karakteristiknya yang ‘memangsa’ (predatory). Buah dari relasi kuasa

Perempuan Pembela HAM-Lingkungan “Menghadapi Pembangunanisme” Read More »

Supinah, Penjaga Tradisi Balian itu Telah Tiada

Supinah, Penjaga Tradisi Balian itu Telah Tiada

Supinah, Balian Masyarakat Benuaq di Kalimantan Timur ini meninggal dunia karena sakit pada 16 Juli lalu. Dia adalah salah seorang pemimpin spritual Komunitas Benuaq di kampungnya. Dia membantu sebagai “penyembuh” tak hanya bagi komunitas juga orang lain. Semasa hidup, Supinah pernah berencana mengumpulkan semua tanaman hutan yang dia identifikasi sebagai obat. Dia khawatir tanaman obat

Supinah, Penjaga Tradisi Balian itu Telah Tiada Read More »

Scroll to Top