web analytics

indah rahmasari

Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita

Pada 1967 Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan Deklarasi mengenai Penghapusan Diskriminasi terhadap wanita. Deklarasi tersebut memuat hak dan kewajiban wanita berdasarkan persamaan hak dengan pria dan menyatakan agar diambil langkah-langkah seperlunya untuk menjamin pelaksanaan Deklarasi tersebut. Pada 18 Desember Tahun 1979 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyetujui Konvensi tersebut. Karena ketentuan Konvensi pada dasarnya tidak bertentangan dengan […]

Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita Read More »

Perempuan Pembela HAM, Berjuang Dalam Tekanan

Perempuan Pembela HAM, Berjuang Dalam Tekanan

Perempuan pembela HAM masih menjadi terminologi baru di telinga kita. Padahal perempuan adalah bagian yang tak terpisahkan dari komunitas pembela HAM. Tantangan utama para perempuan pembela HAM saat mengedepankan isu hak perempuan adalah berhadapan dengan kerentanan dan kekerasan khusus yang muncul dalam dua bentuk. Pertama, serangan terhadap tubuh dan seksualitas perempuan yang dijadikan elemen utama

Perempuan Pembela HAM, Berjuang Dalam Tekanan Read More »

Belajar dari Cerita Aleta Baun tentang Hubungan Kota-Desa

Belajar dari Cerita Aleta Baun tentang Hubungan Kota-Desa

“Tubuh alam adalah tubuh yang hidup, seperti tubuh manusia ” Kata Aleta Baun ketika memulai percakapan dengan Siti Maimunah dalam podcast Mama Aleta Fund. Saya tercenung mendengarnya, di hutan belantara obrolan lini masa, kalimat demikian tentu tak biasa. Menyamakan alam sebagai bagian dari tubuh manusia saya rasa tak banyak yang memikirkannya. Dalam obrolan berdurasi 21

Belajar dari Cerita Aleta Baun tentang Hubungan Kota-Desa Read More »

Politik dan Kepemimpinan Perempuan

Politik dan Kepemimpinan Perempuan

Masyarakat Mollo memandang perempuan sebagai ibu. Dia punya arti khusus, dimaknai sebagai yang menghidupi dan merawat. Ini dilihat dari fungsi reproduksi dalam diri perempuan. Seperti batu Nausus yang yang hidup dan menghidupi sehingga disebut batu perempuan. Dalam struktur adat perempuan belum sepenuhnya diakui untuk membicarakan adat. Perempuan belum mendapatkan tempat sepenuhnya untuk memimpin dalam porsi

Politik dan Kepemimpinan Perempuan Read More »

Naketi, Manusia Bukan Pusat Segalanya

Naketi, Manusia Bukan Pusat Segalanya

Naketi adalah refleksi yang dilakukan oleh orang Timor setelah melakukan pekerjaan. Naketi dilakukan untuk melihat kembali tentang apa yang dikerjakan apakah benar atau salah dihadapan Tuhan, Alam dan Leluhur. Saat naketi , para sesepuh orang Mollo termasuk perempuan, memimpin pertemuan, bercerita, memikirkan situasi, dan membawa kenangan dan pengetahuan dari leluhur. Kemudian, mereka memohon belas kasihan

Naketi, Manusia Bukan Pusat Segalanya Read More »

Scroll to Top