web analytics
Home » Blog
Surat-Terbuka-untuk-Nausus

Surat Terbuka untuk Nausus, Para Perempuan Pembela HAM Lingkungan

Sangihe, Sulawesi Utara , 8 Maret 2024. Kepada Para Nausus di manapun.Memperingati Hari Perempuan Internasional, 8 Maret 2025, awalnya saya berniat menulis surat kepada Pengurus Negara. Tetiba saya galau, apakah masih penting menyurati mereka? Karena mereka tak pernah memasang telinga, mata, apalagi hati dan pikiran untuk rakyatnya. Padahal kita hanya meminta mereka untuk sekedar membiarkan […]

Surat Terbuka untuk Nausus, Para Perempuan Pembela HAM Lingkungan Read More »

Nina-Si-Kepo

Nina Si Kepo

Nina adalah anak muda dari Mollo yang tinggal di So’e, Ia memiliki rasa ingin tahu besar terhadap warisan leluhur, adat, dan tradisi masyarakatnya. Sejak kecil, ia sering mendengar cerita dari para tetua tentang kehidupan, alam, dan nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat Mollo. Rasa penasaran itu terus tumbuh, mendorongnya untuk mencari tahu lebih banyak dan menggali

Nina Si Kepo Read More »

Katalog-Podcast-Mama-Aleta-Fund-2024

Katalog Podcast Mama Aleta Fund 2024

Di tengah ancaman proyek ekstraktif dan perubahan iklim, perempuan adat berada di garis depan perlawanan dengan membawa pengetahuan dari alam, leluhur, dan pengalaman hidup mereka. Namun, perjuangan ini tidak mudah—mereka menghadapi kriminalisasi, invisibilitas, dan struktur patriarki yang membatasi peran mereka dalam pengambilan keputusan. Podcast Mama Aleta Fund 2024 hadir untuk memperlihatkan bagaimana perempuan pembela HAM

Katalog Podcast Mama Aleta Fund 2024 Read More »

Katalog-Podcast-Mama-Aleta-Fund-2023

Katalog Podcast Mama Aleta Fund 2023

Mama Aleta Fund (MAF) lahir dari gagasan Aleta Baun pada 2015 untuk mendukung perjuangan perempuan dalam menyelamatkan dan memulihkan ruang hidup di Indonesia Timur. Berangkat dari pengalaman menghadapi represi saat mempertahankan pegunungan Mollo, MAF berkomitmen memberikan perlindungan, akses pengetahuan, serta memperkuat kepemimpinan perempuan. Dalam upayanya, MAF juga mendokumentasikan dan menyebarkan kisah perjuangan perempuan dan komunitas

Katalog Podcast Mama Aleta Fund 2023 Read More »

Mery-Liem

Mary Liem

Di Desa Bonle’u, Mary Liem bukan sekadar penenun atau petani. Ia adalah perempuan yang sejak 2014 berdiri di garis depan dalam mengorganisir komunitasnya. Awalnya hanya seorang bendahara kelompok, belakangan ia menggerakkan 20 kelompok tani dan tenun yang beranggotakan lebih dari 320 orang. Bersama mereka, Mary tidak hanya bertani dan menenun, tetapi juga menanam harapan dan

Mary Liem Read More »

Maria-Sanam

Maria Sanam

Maria Sanam adalah petani dan penenun. Ia juga pengutrus gereja di kampungnya. Ia percaya bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi alam, tetapi juga mempertahankan kehidupan, identitas, dan martabat komunitasnya. “Air adalah darah, hutan adalah rambut, tanah adalah daging, batu adalah tulang.” Bagi Maria, kehilangan satu berarti kehilangan semuanya. Ia adalah Nausus angkatan pertama yang

Maria Sanam Read More »

Scroll to Top