web analytics
Home » Blog
https://youtu.be/sWzazNaEXHA?si=t01opxOYre1_KtfW

Percakapan dengan Pantoro Kuswardono (2): Ketika Perempuan Adat Merespon Patriarti

Dalam proses sejarah yang panjang, telah terbentuk suatu peta mental atau pola pikir yang mengecilkan peran perempuan terhadap alam di sebagian besar masyarakat. Mereka tidak didorong untuk berpikir dalam skala yang lebih besar. Sebagai contoh, ketika kita berbicara tentang perlindungan air, perempuan sering kali menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap sumber daya alam ini. Namun, ketika […]

Percakapan dengan Pantoro Kuswardono (2): Ketika Perempuan Adat Merespon Patriarti Read More »

Aleta Kornelia Baun maju sebagai satu-satunya utusan masyarakat adat Tiga Batu Tungku di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kisah Aleta Baun, Satu-satunya Caleg DPR yang Diutus Masyarakat Adat Tiga Batu Tungku

Aleta Kornelia Baun maju sebagai satu-satunya utusan masyarakat adat Tiga Batu Tungku di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bertarung memperebutkan kursi legislatif di Senayan. Perempuan pejuang lingkungan dari tanah Mollo ini dititipkan satu misi jika terpilih nanti: meloloskan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat yang selama sepuluh tahun mangkrak di DPR. Tapi pertempuran

Kisah Aleta Baun, Satu-satunya Caleg DPR yang Diutus Masyarakat Adat Tiga Batu Tungku Read More »

Aleta Baun, Perjuangkan Identitas Adat di DPR

Aleta Baun, seorang yang kuat dan teguh, menempuh perjalanan politiknya dengan penuh integritas dan keberanian yang luar biasa. Tanpa menyerah pada janji-janji manis politik, ia memegang teguh nilai-nilai dan tradisi adat Mollo, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitasnya. Meskipun awalnya menghadapi resistensi dan perlawanan terhadap pilihannya untuk tetap menggunakan pakaian tradisional tenun, Aleta

Aleta Baun, Perjuangkan Identitas Adat di DPR Read More »

https://youtu.be/45MYlzh1nzk?si=UdV64Ndfa6yJ78vy

Percakapan dengan Pantoro Kuswardono (I): Bagaimana Perempuan Adat Bertemu dengan Patriarki?

Dalam dinamika kepemimpinan, perempuan sering kali dianggap sebagai kelas kedua, bahkan diidentifikasi sebagai bagian dari “budaya”. Pendapat ini, seperti yang dijelaskan oleh Pantoro Kuswardono, tidak muncul secara organik dari masyarakat itu sendiri, melainkan merupakan hasil dari pengaruh kolonialisme barat yang telah meresap dalam struktur sosial.Perjalanan sejarah yang panjang telah menyebabkan perempuan terperangkap dalam kultur patriarki,

Percakapan dengan Pantoro Kuswardono (I): Bagaimana Perempuan Adat Bertemu dengan Patriarki? Read More »

Pesan Natah tahun 2023

Pesan Natal tahun 2023

“Biarlah langit bergembira dan bumi bergembira (Mazmur 96:11). Pesan Natal tahun 2023 yang disampaikan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Waligereja Indonesia, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), dengan judul tematik “Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi,” pesan tersebut bernuansa eko-politik yang sangat kuat dimana Natal tahun ini berlangsung dalam konteks sosial-politik menjelang Pemilu

Pesan Natal tahun 2023 Read More »

Merebut Ruang Aman Kumpulan Pustaka Terpilih bagi Perempuan Pembela HAM-Lingkungan

Merebut Ruang Aman Kumpulan Pustaka Terpilih bagi Perempuan Pembela HAM-Lingkungan

Ekstraksi sumber daya alam adalah salah satu sektor paling keji dan berlumur darah, amat terkait dengan model pembangunan global yang mengejar target pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia, pembangunan dengan ekonomi pertumbuhan ini mengikuti logika penjajahan yang memberikan ruang bagi akumulasi kapital bagi segelintir elit, sementara ongkos sosial dan ekologisnya ditanggung oleh penduduk dan lingkungan di wilayah

Merebut Ruang Aman Kumpulan Pustaka Terpilih bagi Perempuan Pembela HAM-Lingkungan Read More »

Scroll to Top