web analytics
Home » Taen Hine » Page 2

Taen Hine

Berbeda dengan pengetahuan kini yang didominasi oleh sekolahan dan internet, Perempuan Nausus justru menunjukkan pengetahuan itu asalnya plural, diantaranya pengetahuan dari leluhur, dari alam, dan dari hubungan dengan orang lain atau masyarakat, dari hubungan dengan pengalaman ketubuhan kita, dari teknologi dan lainnya. Beralaskan pengetahuan para pemimpin perempuan yang merawat pengetahuan dari leluhur dan alam, MAF menyajikan Taen Hine, atau kumpulan dari pengetahuan dan praktek yang dilakukan Nausus beralaskan pengetahuan dari leluhur dan alam.

Batu Nama, Pohon Nama, Air Nama

Orang Mollo mengakui bahwa mereka bagian dari alam. Tanah adalah bagian dari tubuh, jiwa, dan asal-usul mereka. Melalui hubungan yang dekat dengan alam, masyarakat adat Mollo—terutama para perempuan—mewarisi pengetahuan tentang identitas, sejarah keluarga, dan batas-batas wilayah hidup. Pengetahuan ini tertanam dalam apa yang mereka sebut sebagai Batu Nama, Pohon Nama, dan Air Nama.  Setiap marga […]

Batu Nama, Pohon Nama, Air Nama Read More »

Sangketan

Sangketan. Sang Pengusir Sawan & Angin Buruk

Gunarti, perempuan Nausus dari Kendeng, suatu hari bercerita tentang daun tanaman Sangketan, yang sering ditemui di sela-sela batu kapur pegunungan. Baginya, daun ini bukan sekadar tanaman liar, tapi tanaman yang menghubungkan dirinya dengan leluhur, tanah, dan tradisi. Sangketan tumbuh merambat dengan daun hijau pekat berbentuk oval, ujungnya meruncing seperti ujung tombak kecil. Batangnya tipis namun

Sangketan. Sang Pengusir Sawan & Angin Buruk Read More »

Scroll to Top