web analytics
Home » Blog

Perlindungan Perempuan Pembela HAM Lingkungan: Apakah Permen LHK No. 10 Tahun 2024 Sudah Cukup?

Di berbagai penjuru negeri, suara-suara perempuan pembela hak asasi manusia (HAM) lingkungan terus menggema. Mereka berdiri di garda terdepan, melawan perusakan alam dan mempertahankan hak hidup komunitas mereka. Namun, di balik perjuangan itu, ancaman terus mengintai. Dari kriminalisasi hingga kekerasan berbasis gender, para perempuan pejuang lingkungan kerap menjadi target utama.   Inilah yang menjadi perbincangan […]

Perlindungan Perempuan Pembela HAM Lingkungan: Apakah Permen LHK No. 10 Tahun 2024 Sudah Cukup? Read More »

Keamanan Digital bagi Perempuan Pembela HAM Lingkungan: Perjuangan di Era Digital

Di era digital yang semakin berkembang, para perempuan pembela Hak Asasi Manusia (HAM) lingkungan menghadapi tantangan baru dalam perjuangan mereka. Tak hanya harus melawan eksploitasi sumber daya alam, mereka juga dihadapkan pada ancaman di ruang digital—mulai dari peretasan, penyebaran informasi palsu, hingga serangan terhadap identitas pribadi. Keamanan digital pun menjadi bagian penting dalam perlindungan mereka.

Keamanan Digital bagi Perempuan Pembela HAM Lingkungan: Perjuangan di Era Digital Read More »

Maria-Loretha

Maria Loretha

“Bagaimana caranya puasa? Puasa untuk makan makanan tidak sehat, puasa untuk tidak mencemari tanah dengan sampah-sampah plastik, puasa dengan tidak mengkonsumsi gula terlalu tinggi, puasa untuk tidak makan makanan kekinian, puasa untuk tidak mencaci-maki sesama.” (Maria Loreta) Maria Loretha, yang akrab disapa Mama Loretha, tidak hanya dikenal sebagai pelopor gerakan budidaya sorgum di Flores Timur,

Maria Loretha Read More »

Mardiana

Mardiana Darren

“Kembalikan yang sudah dirampas, hijaukan yang gundul, pulihkan yang rusak, rawat dan pelihara ciptaan Tuhan serta warisan leluhur”. (Mardiana Darren, 2024) Mardiana Darren adalah sosok perempuan adat Dayak Ma’anyan yang menggabungkan berbagai peran dalam perjuangannya: sebagai perawat, penyembuh (healer), budayawan, dan pembela tanah adat. Setelah pensiun sebagai perawat, ia tidak hanya berfokus pada pengobatan medis

Mardiana Darren Read More »

Jull-Takaliuang

Jull Takaliuang

“Ketika semesta sudah memilih kita menjadi penjaganya, maka kita sebagai manusia tak punya kuasa untuk menolaknya. Jadi segala risiko, semua yang ada di diri kita itu harus kita gunakan untuk menjaga alam.” (Jull Takaliuang, 2024) Jull Takaliuang bukan hanya aktivis lingkungan, tetapi juga suara lantang dari masyarakat kepulauan yang terpinggirkan. Lahir di Pulau Sangihe, sebuah

Jull Takaliuang Read More »

Gunarti

Gunarti

“Sadumuk Bathuk Sanyari Bumi, Ibu Bumi Bakal Tak Belani. Ibu Bumi bukan sekadar tempat berpijak, ia adalah ibu sejati yang menghidupi kita semua. Sebagaimana aku berbakti kepada orang tua, demikian pula aku menjaga Ibu Bumi”. (Gunarti, 2024) Gunarti lahir pada 21 April, tanggal yang sama dengan R.A. Kartini. Seperti Kartini, Gunarti juga memiliki kepedulian terhadap

Gunarti Read More »

Scroll to Top