web analytics
Home » Blog
Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains

Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains

DOI : https://doi.org/10.1080/08941920.2023.2267497Penulis : Yvonne Kuns, Jonas Heins, & Mokh SobirinTahun : 2023URL : https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/08941920.2023.2267497Annotator : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania Artikel ini membahas perjuangan komunitas adat Sedulur Sikep di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, melawan rencana pembangunan pabrik semen oleh anak perusahaan HeidelbergCement AG asal Jerman. Penulis menyoroti dimensi keadilan lingkungan […]

Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains Read More »

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan

Setiap Jumat petang, Gunarti menggelar tikar di ruang tamu rumahnya. Tidak ada seragam. Tidak ada bel sekolah. Hanya ada papan dan kapur tulis. Anak-anak datang sore hari duduk bersila, dan mulai membaca dan bernyanyi. Bukan lagu anak-anak dari televisi, melainkan tembang-tembang Jawa yang mengalun pelan seperti dandanggula, pangkur, putjung dan lainnya tanpa iringan musik. Suara

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan Read More »

Selamat Hari Perjuangan Perempuan, juga perjuangan Ibu 2025

Selamat Hari Perjuangan Perempuan, juga perjuangan Ibu 2025

Teruntuk kamu semua perempuan dan ibu di seluruh Nusantara. Hampir tak kuasa saya mengungkapkan dengan kata-kata ketika mengenang jasamu, wahai seorang ibu. Ibu, terima kasih atas segala kasih sayang yang telah engkau limpahkan kepada kami, anak-anakmu. Walaupun kami sudah berkeluarga dan lanjut usia pun, Ibu masih menyayangi kami, mendoakan kami, mengkhawatirkan kami. Bahkan sesekali Ibu

Selamat Hari Perjuangan Perempuan, juga perjuangan Ibu 2025 Read More »

Abadikan Perjuangan Perempuan untuk Terus Selaras dengan Alam dalam Senjata Kami adalah Upacara Adat

Perempuan punya hubungan yang sangat dekat dengan alam. Istilah Ibu Bumi, Ibu Pertiwi, merujuk pada eratnya koneksi Perempuan (ibu) sebagai pelantar kehidupan dengan alam sekitarnya. Konsep tersebut melatari lahirnya ekofeminisme. Dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKtP), Akar Kuning menggugah kembali semangat ekofeminisme itu lewat bedah buku. Senjata Kami adalah Upacara Adat

Abadikan Perjuangan Perempuan untuk Terus Selaras dengan Alam dalam Senjata Kami adalah Upacara Adat Read More »

Extra-Activism, perlawanan sehari-hari terhadap Eksploitasi Alam

Extra-Activism, Perlawanan Sehari-hari terhadap Eksploitasi Alam: Suara dari Webinar HAKTP+ 2025 Mama Aleta Fund

Ekstraktivisme dimaknai sebagai kegiatan yang membongkar sumber daya alam, lantas mengekspornya dalam bentuk bahan mentah ataupun setengah jadi. Bentuk-bentuk ekstraktivisme termasuk proyek-proyek pertambangan, perkebunan skala besar hingga infrastruktur wisata yang merusak. Anggota masyarakat, khususnya perempuan biasanya tidak tinggal diam dalam menghadapi ekstraktivisme, Mereka menggabungkan beragam cara dan kolaborasi dalam melawan ekstraktivisme, beberapa peneliti menyebutnya sebagai

Extra-Activism, Perlawanan Sehari-hari terhadap Eksploitasi Alam: Suara dari Webinar HAKTP+ 2025 Mama Aleta Fund Read More »

Dewi Candra Ningrum Membaca Surat dari Nausus SEMUA KITA ADALAH KARTINI

Dalam video ini, Dewi Candraningrum, aktivis perempuan dan seniman, membacakan Surat Nausus berjudul “SEMUA KITA ADALAH KARTINI. Surat Terbuka dari Gunarti untuk Indonesia yang Sedang Merayakan Hari Kartini.” Surat ini ditulis oleh Gunarti, Nausus Kendeng, sebagai refleksi kritis atas cara kita memaknai peringatan Hari Kartini. Dengan latar kiprahnya dalam studi gender dan seni rupa, Dewi

Dewi Candra Ningrum Membaca Surat dari Nausus SEMUA KITA ADALAH KARTINI Read More »

Scroll to Top