web analytics
Home » Blog

Padi Ladang: Tubuh, Ingatan, dan Perlawanan

Di hutan-hutan Morowali Utara dan Morowali, menanam padi ladang bukan sekadar bertanam. Ia adalah ingatan yang ditumbuhkan, dirawat, dan diwariskan oleh perempuan Tau Taa Wana. Bagi Tau Taa Wana, hutan adalah pangale—ibu. Tanah adalah orang tua. Maka, membuka ladang (navu) tidak pernah dimulai dengan kapak, tetapi dengan ritual. Mereka meminta izin kepada leluhur dan penguasa alam. […]

Padi Ladang: Tubuh, Ingatan, dan Perlawanan Read More »

Lies Marcioes Membacakan Surat Nausus dari Aleta Baun

Lies Marcioes Membacakan Surat Nausus dari Aleta Baun

Dalam video ini, Lies Marcioes, peneliti dan aktivis gender, membacakan Surat Nausus karya Aleta Baun berjudul “Mari Kita Buka Lebih Banyak Ruang Belajar di Luar Sekolah.” Surat ini menjadi refleksi mendalam tentang makna belajar dan masa depan anak-anak di tengah perubahan zaman. Melalui tulisannya, Aleta Baun mengajak kita meninjau kembali cara pandang terhadap pendidikan. Ia

Lies Marcioes Membacakan Surat Nausus dari Aleta Baun Read More »

Surat Nausus: Hari Anak dan Pemaknaan Baru Pelabelan Perempuan Sumur, Dapur, Kasur.

Dakwah dalam Pendekatan Konsep Ekologi

DOI : 10.15575/tabligh.v6i1.2154Penulis : Vina Fitriani, Mukhlis AliyudinTahun : 2021URL : https://www.researchgate.net/publication/351309839_Dakwah_dalam_Pendekatan_Konsep_EkologiAnnotator : Grace Oni Oet Neolaka, Juliyanti Umabaihi, Uswatun Hasanah Artikel ini menganalisis latar belakang gerakan ekologi di pesantren melalui pesan-pesan yang disampaikan melalui dakwah. Gerakan ekologi di pesantren terjadi karena adanya konflik agraria, revolusi hijau, dan minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang lingkungan.

Dakwah dalam Pendekatan Konsep Ekologi Read More »

Adat Sebagai Strategi Perjuangan dan Mobilisasi Hukum

Adat Sebagai Strategi Perjuangan dan Mobilisasi Hukum

DOI : https://doi.org/10.54828/ijsls.2023v2n2.3Penulis : Yance ArizonaTahun : 2023URL : https://scholarhub.ui.ac.id/ijsls/vol2/iss2/3/Annotator : Try Suriani Loit Tualaka Setelah membaca artikel Yance Arizona ini, saya jadi melihat adat dari sudut pandang yang berbeda. Penulis tidak hanya menempatkan adat sebagai warisan budaya atau aturan kebiasaan, tetapi sebagai strategi perjuangan dan alat mobilisasi hukum. Menurut saya, ini menarik karena biasanya

Adat Sebagai Strategi Perjuangan dan Mobilisasi Hukum Read More »

Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains

Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains

DOI : https://doi.org/10.1080/08941920.2023.2267497Penulis : Yvonne Kuns, Jonas Heins, & Mokh SobirinTahun : 2023URL : https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/08941920.2023.2267497Annotator : Mahshushah, Ananda Farah Lestari, Siti Sumriyah, dan Lidwina Nathania Artikel ini membahas perjuangan komunitas adat Sedulur Sikep di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, melawan rencana pembangunan pabrik semen oleh anak perusahaan HeidelbergCement AG asal Jerman. Penulis menyoroti dimensi keadilan lingkungan

Beyond Protection, toward Respect: Struggle for Environmental Justice in the Kendeng Mountains Read More »

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan

Setiap Jumat petang, Gunarti menggelar tikar di ruang tamu rumahnya. Tidak ada seragam. Tidak ada bel sekolah. Hanya ada papan dan kapur tulis. Anak-anak datang sore hari duduk bersila, dan mulai membaca dan bernyanyi. Bukan lagu anak-anak dari televisi, melainkan tembang-tembang Jawa yang mengalun pelan seperti dandanggula, pangkur, putjung dan lainnya tanpa iringan musik. Suara

Bahasa Ibu dan Politik Ingatan Read More »

Scroll to Top