web analytics
Home » Blog
Selamat Hari Perjuangan Perempuan, juga perjuangan Ibu 2025

Selamat Hari Perjuangan Perempuan, juga perjuangan Ibu 2025

Teruntuk kamu semua perempuan dan ibu di seluruh Nusantara. Hampir tak kuasa saya mengungkapkan dengan kata-kata ketika mengenang jasamu, wahai seorang ibu. Ibu, terima kasih atas segala kasih sayang yang telah engkau limpahkan kepada kami, anak-anakmu. Walaupun kami sudah berkeluarga dan lanjut usia pun, Ibu masih menyayangi kami, mendoakan kami, mengkhawatirkan kami. Bahkan sesekali Ibu […]

Selamat Hari Perjuangan Perempuan, juga perjuangan Ibu 2025 Read More »

Abadikan Perjuangan Perempuan untuk Terus Selaras dengan Alam dalam Senjata Kami adalah Upacara Adat

Perempuan punya hubungan yang sangat dekat dengan alam. Istilah Ibu Bumi, Ibu Pertiwi, merujuk pada eratnya koneksi Perempuan (ibu) sebagai pelantar kehidupan dengan alam sekitarnya. Konsep tersebut melatari lahirnya ekofeminisme. Dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKtP), Akar Kuning menggugah kembali semangat ekofeminisme itu lewat bedah buku. Senjata Kami adalah Upacara Adat

Abadikan Perjuangan Perempuan untuk Terus Selaras dengan Alam dalam Senjata Kami adalah Upacara Adat Read More »

Extra-Activism, perlawanan sehari-hari terhadap Eksploitasi Alam

Extra-Activism, Perlawanan Sehari-hari terhadap Eksploitasi Alam: Suara dari Webinar HAKTP+ 2025 Mama Aleta Fund

Ekstraktivisme dimaknai sebagai kegiatan yang membongkar sumber daya alam, lantas mengekspornya dalam bentuk bahan mentah ataupun setengah jadi. Bentuk-bentuk ekstraktivisme termasuk proyek-proyek pertambangan, perkebunan skala besar hingga infrastruktur wisata yang merusak. Anggota masyarakat, khususnya perempuan biasanya tidak tinggal diam dalam menghadapi ekstraktivisme, Mereka menggabungkan beragam cara dan kolaborasi dalam melawan ekstraktivisme, beberapa peneliti menyebutnya sebagai

Extra-Activism, Perlawanan Sehari-hari terhadap Eksploitasi Alam: Suara dari Webinar HAKTP+ 2025 Mama Aleta Fund Read More »

Dewi Candra Ningrum Membaca Surat dari Nausus SEMUA KITA ADALAH KARTINI

Dalam video ini, Dewi Candraningrum, aktivis perempuan dan seniman, membacakan Surat Nausus berjudul “SEMUA KITA ADALAH KARTINI. Surat Terbuka dari Gunarti untuk Indonesia yang Sedang Merayakan Hari Kartini.” Surat ini ditulis oleh Gunarti, Nausus Kendeng, sebagai refleksi kritis atas cara kita memaknai peringatan Hari Kartini. Dengan latar kiprahnya dalam studi gender dan seni rupa, Dewi

Dewi Candra Ningrum Membaca Surat dari Nausus SEMUA KITA ADALAH KARTINI Read More »

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup

Untuk DPR Republik Indonesia Atas Pengesahan UU KUHP Baru Dengan hormat, Saya menulis surat ini sebagai perempuan muda yang tumbuh bersama tanah, sungai, batu, dan hutan. Saya menulis sebagai generasi yang sedang belajar berdiri, belajar bersuara, dan belajar mempertahankan hidup yang layak. Saya bukan berasal dari ruang kekuasaan, melainkan dari kampung, lorong, pesisir, dan tanah

SURAT TERBUKA Dari Perempuan Muda Penjaga Hidup Read More »

Tembang Dhandhanggulo: Mantra Pelindung dan Pengetahuan Tubuh yang Hidup

Orang Jawa percaya bahwa tembang bukan sekadar lagu. Ia adalah kidung, doa, mantra, bahkan pagar gaib yang menjaga kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk tembang yang dikenal adalah Dhandhanggulo, dan salah satunya adalah Kidung Rumekso Ing Wengi—karya Sunan Kalijaga, seorang wali yang dikenal memadukan ajaran Islam dengan budaya lokal. Kidung Rumekso Ing Wengi dilantunkan ungkapan hati

Tembang Dhandhanggulo: Mantra Pelindung dan Pengetahuan Tubuh yang Hidup Read More »

Scroll to Top