Apa arti kemerdekaan bagimu? Apakah hanya sebatas bendera yang dikibarkan setiap 17 Agustus, ataukah lebih dari itu, tentang ruang hidup, identitas, dan hak untuk menentukan jalan hidup sendiri? Zine Rotasi hadir untuk mengajak kita memaknai ulang kemerdekaan, bukan sebagai seremonial sesaat, melainkan sebagai perjuangan yang terus berputar melawan bentuk penjajahan baru.
Dalam halaman-halaman zine ini, kamu akan menemukan kisah perempuan adat di Percut Saentis yang melawan PTPN II, suara keresahan warga Trenggalek melalui film dokumenter, perjuangan menjaga benih di Palu’e, hingga puisi dan lagu yang lahir dari kegelisahan melihat Indonesia hari ini. Setiap tulisan adalah refleksi, sekaligus penanda bahwa merdeka belum sepenuhnya kita genggam.
Mari baca Rotasi selengkapnya, renungkan, dan biarkan ia memantik pertanyaan: sudahkah kita benar-benar merdeka? Semoga dari setiap rotasi, ada harapan, keberanian, dan langkah kecil menuju kemerdekaan yang lebih nyata.



